Wednesday, June 26, 2019

10 Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan (Bikin Awet Muda)

10 Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan (Bikin Awet Muda)

manfaat-daun-pegagan-doktersehat

Selama ini, daun pegagan dikenal sebagai salah satu spesies tanaman liar yang umumnya tumbuh di sekitar area perkebunan, persawahan, ladang, hingga pinggiran jalan. Daun pegagan atau biasa disebut sebagai ‘daun kaki kuda’ ini, kendati merupakan tanaman liar, ternyata memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti apa manfaat daun pegagan untuk kesehatan?

Apa Itu Daun Pegagan?

Daun pegagan adalah sejenis tumbuhan yang termasuk dalam famili Mackinlayaceae. Daun pegagan yang memiliki nama latin Centella asiatica ini banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara, (termasuk Indonesia), kemudian juga di negara-negara Asia lainnya seperti Jepang, Tiongkok, India, bahkan persebarannya sudah mencapai benua Australia.
Centella asiatica atau daun pegagan mengandung sejumlah zat bioaktif yang bersifat sebagai antioksidan, antivirus, antibakteri, dan antiulcer. Hal ini lantas menghasilkan manfaat daun pegagan untuk mengatasi pelbagai masalah kesehatan tubuh.

Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Melihat sejumlah manfaat daun pegagan untuk kesehatan tubuh, rasanya sayang jika Anda sampai tidak mengonsumsi tanaman dengan nama lain Gotu kola ini. Berikut manfaat pegagan untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Memperlancar Aliran Darah

Pada penderita insufisiensi vena dan varises, daun pegagan bisa dimanfaatkan untuk memperlancar aliran darah dan meredakan gejala-gejalanya seperti kaki terasa berat, nyeri, dan membengkak.
Studi yang dirilis oleh jurnal Angiology mengungkapkan bahwasanya pegagan juga efektif untuk mengobati kondisi hipertensi vena.
Kandungan triterpenes yang tak lain adalah zat anti-radang ditengarai menjadi penghasil manfaat daun pegagan yang satu ini. Triterpenes berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan luka, di samping meningkatkan antioksidan dan suplai darah menuju area kulit yang terluka.

2. Membantu Penyembuhan Luka

Selain memperlancar aliran darah, triterpenes juga disebut-sebut berperan aktif dalam merangsang pembentukan glikosaminoglikan dan kolagen untuk proses penyembuhan luka yang lebih cepat.
Namun, di atas triterpenes, ada lagi zat yang paling berkontribusi dalam menghasilkan manfaat daun pegagan untuk mengobati luka. Adalah asiaticoside, zat yang secara medis sudah diakui efektivitasnya untuk menyembuhkan luka, pun antilepra.
Tak hanya menyembuhkan luka, asiaticoside pada ‘daun kaki kuda’ ini juga berfungsi untuk menyamarkan bekas luka, seperti keloid. Sekitar April 2018, sebuah studi mengungkapkan bahwa pasien operasi yang diberi obat ekstrak daun pegagan memiliki jaringan parut yang sedikit pada titik sayatan saat operasi.

3. Menghilangkan Stretch Marks

Sebuah studi di tahun 2013 menemukan fakta bahwa tanaman herbal daun pegagan ampuh untuk menghilangkan stretch marks pada kulit. Hal ini tentu saja menjadi kabar baik bagi para wanita yang kerap mengeluhkan kemunculan stretch marks pasca melahirkan.
Manfaat daun pegagan untuk menghilangkan stretch marks ini tak lepas dari kandungan senyawa terpenoid yang berperan dalam pembentukan kolagen. Tak hanya menghilangkan stretch marks, daun pegagan juga mampu mencegah timbulnya stretch marks di kemudian hari.

4. Mencegah Penuaan Dini

Penuaan dini adalah salah satu masalah kulit yang paling dihindari. Namun, tak bisa dipungkiri jika seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami pada tubuh akan berkurang. Kolagen adalah sejenis protein yang berperan penting untuk menjaga elastisitas kulit.
Nah, untuk meningkatkan kembali produksi kolagen, Anda bisa mencoba mengonsumsi daun pegagan ini. Studi yang dirilis oleh Journal of Ayurveda and Integrative Medicine mengungkapkan jika Centella asiatica atau daun pegagan efektif dalam membantu produksi kolagen pada tubuh.
Selain dikonsumsi secara oral, Anda dapat mengoleskan daun pegagan dalam bentuk krim pada kulit untuk merasakan manfaat pegagan yang satu ini.

5. Mengatasi Masalah Pencernaan

Kandungan zat antibakteri pada daun pegagan dinilai efektif untuk mengatasi masalah pencernaan seprti diare. Selain itu, sejumlah masalah pencernaan lainnya seperti asam lambung dan perut kembung juga bisa diatasi dengan mengonsumsi tanaman yang oleh masyarakat Bali disebut sebagai ‘Piduh’.

Baca Juga: 15 Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan

6. Anti Stres

Saat stres melanda, ada beberapa cara menghilangkan stres yang bisa Anda lakukan. Satu di antara cara-cara tersebut adalah mengonsumsi ekstrak daun pegagan atau Gotu kola yang ternyata merupakan obat antidepresan alami yang efektif.
Manfaat pegagan untuk kesehatan ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian, di mana dalam penelitian tersebut, orang-orang dengan tingkat stres oksidatif tinggi yang diminta mengonsumsi ekstrak daun pegagan selama 60 hari, diklaim berhasil menurunkan kadar stres, depresi, hingga cemas yang dirasakan.

7. Mengobati Penyakit Alzheimer

Daun pegagan berkaitan dengan pengobatan penyakit Alzheimer. Hal ini tak lepas dari khasiat daun pegagan untuk mengoptimalkan fungsi saraf otak dan memori. Selain itu, kandungan daun pegagan diklaim ampuh untuk melindungi sel otak dari racun berbahaya yang bisa memicu terjadinya Alzheimer.
Kendati manfaat pegagan untuk mengobati Alzheimer telah dibuktikan secara medis, objek penelitian yang masih berupa tikus belum dapat mendukung khasiat tanaman herbal yang satu ini secara kuat.

8. Mengoptimalkan Fungsi Kognitif

Jika selama ini asam folat dianggap paling efektif untuk membantu mengembalikan daya ingat seseorang yang terkena stroke, maka fakta baru menunjukkan jika daun pegagan ternyata memiliki efektivitas yang lebih tinggi.Demikian hasil dari sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2016.
Fakta ini lantas diamini oleh penelitian lainnya. Walaupun objek penelitian yang digunakan adalah tikus, namun hasil yang didapat sama, bahwa daun pegagan mampu meningkatkan fungsi kognitif otak.

9. Membasmi Sel Kanker

Dari sekian banyak obat herbal yang dipercaya bisa membasmi sel kanker pada tubuh, daun pegagan adalah salah satunya. Manfaat daun pegagan yang satu ini tak lepas kandungan zat antioksidan di dalamnya.

10. Memperpanjang Usia

Usut punya usut, mengonsumsi daun pegagan secara rutin dipercaya mampu memperpanjang usia Anda, lho. Pengobatan Ayurveda dari India kerap memanfaatkan daun pegagan untuk terapi perawatan tubuh agar bisa memiliki harapan hidup yang lebih lama.
Contoh nyatanya, hewan gajah yang seringkali memiliki umur panjang, ternyata banyak mengonsumsi daun pegagan atau Centella asiatica ini.

Tips Mengolah Daun Pegagan

Guna mengambil manfaat daun pegagan untuk kesehatan tubuh, Anda bisa mengolahnya menjadi pelbagai macam makanan sehat, seperti:

1. Jus Daun Pegagan

Cara membuat jus daun pegagan yang segar nan menyehatkan adalah sebagai berikut:
  • Siapkan daun pegagan sebanyak genggaman tangan, cuci terlebih dahulu sampai bersih
  • Masukkan daun pegagan beserta campuran bahan lainnya seperti air, gula, susu, atau madu ke dalam blender
  • Lumat sampai halus lalu sajikan selagi dingin

2. Teh Daun Pegagan

Cara membuat teh daun pegagan adalah sebagai berikut:
  • Siapkan 10 gram daun pegagan kecil
  • Rebus daun pegagan bersama 3-4 gelas air hingga matang
  • Tambahkan gula atau susu untuk menambah cita rasa
  • Minum selagi hangat

3. Sayur Daun Pegagan

Daun pegagan dapat dikonsumsi dalam bentuk makanan sayur. Cara membuat sayur pegagan sama saja seperti membuat sayur pada umumnya:
  • Siapkan daun pegagan segar secukupnya
  • Rebus daun pegagan dalam air mendidih selama kurang lebih 45 menit
  • Tambahkan garam, gula, dan bumbu penyedap lainnya
  • Tambahkan bahan masakan lainnya seperti tahu, atau apapun sesuai selera
  • Hidangkan hangat-hangat
Itu dia informasi mengenai manfaat daun pegagan yang perlu Anda ketahui. Ternyata, besar sekali manfaat pegagan ini, bukan? Oleh sebab itu, cobalah mulai dari sekarang untuk mengonsumsi tanamana liar yang satu ini, ya. Semoga bermanfaat!

Tuesday, June 25, 2019

manfaat kunyit putih untuk kesehatan rumah sehat bio7

Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan, Tidak Kalah dengan Kunyit Kuning!

manfaat-kunyit-putih-doktersehat


Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan tumbuhan kunyit. Kunyit identik dengan warna kuning atau oranye, tapi tahukah Anda bahwa selain kunyit kuning terdapat spesies kunyit lain yaitu kunyit putih. Sama halnya seperti kunyit kuning, manfaat kunyit putih juga sangatlah banyak untuk kesehatan.

Mengenal Manfaat Kunyit Putih

Kunyit putih atau temu putih atau Curcuma Zedoaria termasuk ke dalam suku temu-temuan atau Zingiberaceae (jahe-jahean). Baik kunyit kuning dan kunyit putih keduanya bisa dijadikan sebagai bumbu masakan. Tapi tidak seperti kunyit kuning yang masih bertahan sebagai bumbu masakan hingga saat ini, kunyit putih sebagai bumbu sudah lebih banyak digantikan oleh jahe.
Saat ini, manfaat kunyit putih lebih diperuntukkan sebagai obat herbal. Kunyit putih paling banyak ditemukan di sekitar India dan Indonesia, namun kabarnya juga sudah mulai dibudidayakan di Eropa dan Amerika.

Manfaat Kunyit Putih

Manfaat kunyit putih untuk kesehatan tidak kalah dengan jenis jahe-jahean yang lainnya. Berikut adalah khasiat kunyit putih untuk kesehatan yang bisa Anda rasakan!

1. Obat untuk pernapasan

Manfaat kunyit putih yang pertama adalah untuk membantu meredakan masalah pernapasan. Masalah ringan seperti batuk dan pilek bisa mengganggu saluran pernapasan, gejalanya bisa diredakan dengan perawatan kunyit putih. Selain itu, kunyit putih juga difungsikan untuk mengobati masalah terkait pernapasan dan paru-paru yang lebih berat seperti asma dan juga bronkitis.

2. Obat untuk pencernaan

Manfaat kunyit putih untuk kesehatan yang selanjutnya adalah dapat membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan. Beberapa masalah pencernaan yang bisa dibantu oleh kunyit putih antara lain adalah seperti perut kembung, buang air besar tidak teratur, masalah nafsu makan, hingga cacingan.
Kunyit putih juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar asam lambung sehingga dapat meredakan tukak lambung. Namun belum dilakukan penelitian pada manusia mengenai penyembuhan tukak lambung dengan kunyit putih.

3. Obat Anti nyeri dan antipiretik

Khasiat kunyit putih lainnya adalah sebagai obat analgesik dan obat antipiretik. Analgesik atau obat nyeri biasanya diberikan untuk segala macam jenis nyeri mulai dari sakit kepala, sakit gigi, hingga nyeri otot dan sendi. Sedangkan obat antipiretik memiliki fungsi untuk menurukan demam. Efek analgesik dan antipiretik biasanya bisa kita temukan dalam satu obat, jadi untuk menggantikan fungsi obat serupa, kita juga bisa menggunakan kunyit putih.

4. Antibakteri, antifungal, antiinflamasi

Bakteri dan jamur bisa menyebabkan berbagai masalah pada tubuh kita. Dengan sifat antibakteri dan antifungal dari kunyit putih, kunyit putih ampuh untuk mencegah peradangan akibat bakteri dan jamur. Selain mencegah, tentunya kunyit putih juga bisa mengobati peradangan karena kunyit putih juga memiliki sifat antiinflamasi atau anti peradangan. Maka dari itu, kunyit putih sangat baik untuk dijadikan sebagai obat kumur dan perawatan kulit.
Antiinflamasi pada kunyit putih tidak hanya berguna untuk mengobati peradangan akibat jamur dan bakteri, tetapi hampir semua jenis peradangan, termasuk penyakit seperti arthritis (radang sendi). Sifat antiinflamasi pada kunyit ini juga lah yang membuat kunyit cocok untuk dijadikan obat untuk berbagai penyakit.

5. Antioksidan

Khasiat kunyit putih selanjutnya adalah sebagai antioksidan. Radikal bebas bisa memicu berbagai masalah dan gangguan pada tubuh. Kunyit putih bisa menjadi salah satu alternatif yang tepat untuk menangkal bahaya dari radikal bebas tersebut.

6. Antitoxic

Salah satu khasiat kunyit putih sebagai antitoxic atau antiracun dibuktikan dengan manfaat kunyit putih untuk menangkal bisa ular. Cara kerja kunyit untuk menangkal bisa ular adalah dengan menghambat kerja bisa ular sehingga bisa tersebut tidak dengan cepat tersebar ke dalam tubuh.

7. Menurunkan kadar gula dalam darah

Manfaat kunyit putih selanjutnya adalah dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Sayangnya manfaat ini belum teruji secara klinis pada manusia sehingga masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

8. Melancarkan haid

Khasiat yang terakhir adalah dapat melancarkan haid dan juga meredakan nyeri haid pada wanita. Selain itu, kunyit putih juga dipercaya dapat meredakan keputihan. Tapi sama halnya seperti manfaat kunyit putih untuk kesehatan yang sebelumnya, manfaat yang satu ini juga belum teruji klinis.
Sebagai obat herbal, tentunya kunyit putih relatif aman untuk dikonsumsi. Kunyit putih bisa dimakan secara langsung atau bisa juga Anda temukan dalam bentuk bubuk. Tapi meskipun terbilang aman, gunakanlah obat herbal ini dengan tidak berlebihan. Jika penyakit Anda merupakan penyakit yang serius, lebih baik konsultasikan terlebih dulu pada dokter.

Monday, June 24, 2019

manfaat jahe untuk mencegah mual hingga melawan kanker

Berbagai Manfaat Jahe, Dari Mencegah Mual Hingga Melawan Kanker

Berbagai Manfaat Jahe, Dari Mencegah Mual Hingga Melawan Kanker


Manfaat jahe bukan hanya sebagai tumbuhan yang bisa menghangatkan tubuh saja. Jahe merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman jahe ini kemudian menyebar ke berbagai negara. Terkenal karena aromanya yang khas, jahe dijadikan bahan masakan sekaligus pengobatan alternatif di Cina, India, hingga Timur Tengah. Saat memilih jahe terutama jika ingin Anda gunakan untuk pengobatan, Anda dapat memilih jahe yang masih segar, strukturnya kokoh, halus, dan tidak berjamur. Apa saja manfaat jahe yang bisa Anda dapatkan untuk kesehatan?

Kegunaan dan manfaat jahe

Jahe segar memiliki rasa yang lebih kuat jika dibandingkan dengan jahe bubuk, kandungan gingerol yang baik bagi kesehatan juga masih banyak terdapat pada manfaat jahe segar. Untuk memanfaatkan jahe segar, Anda dapat mencampur jahe dengan masakan seperti masakan olahan seafood, topping salad, dan campuran smoothies atau jus Anda.
Namun jika memilih jahe dalam bentuk bubuk, pastikan Anda memilih bubuk jahe yang masih murni. Minuman bubuk jahe yang dijual di pasaran biasanya sudah mengandung tambahan gula. Simpan bubuk jahe dalam wadah tertutup rapat dan disimpan di tempat yang kering, gelap, serta tidak pengap atau panas.

Manfaat jahe bagi kesehatan

1. Mengatasi masalah pencernaan

enzim pada pencernaan
Manfaat jahe memiliki sejarah panjang dalam mengatasi masalah terkait pencernaan. Dikenal dari generasi ke generasi, jahe merupakan salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan. Jahe juga disebut sebagai carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan Anda. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.

2. Mengurangi mual

mengatasi mual akibat kanker serviks
Manfaat jahe dapat meredakan mual yang disebabkan oleh morning sickness, vertigo, maupun efek samping pengobatan kanker. Anda dapat memakan jahe secara mentah atau menjadikanya minuman, jahe dalam bentuk permen juga dapat bekerja dengan baik terutama dalam mengatasi mual yang diderita ibu hamil.

3. Mengurangi rasa sakit

cedera sakit lutut
Suatu penelitian yang dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi sakit-sakit otot yang diakibatkan oleh berolahraga hingga 25%. Manfaat jahe juga dapat mengurangi sakit akibat dysmenorrhea, rasa sakit pada saat menstruasi. Dalam suatu penelitian, disebutkan bahwa 60% wanita merasa rasa sakit yang dikarenakan oleh menstruasi berkurang setelah mengonsumsi jahe.

4. Membantu proses detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit

Jahe merupakan salah satu jenis makanan yang disebut diaphoretic, manfaat jahe juga dapat memicu keluarnya keringat. Pengeluaran keringat bermanfaat bagi Anda terutama saat Anda sedang demam atau flu. Selain membantu proses detoksifikasi, berkeringat juga ternyata dapat melindungi Anda dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Para ahli meneliti sejenis protein yang disebut dermicidin, diproduksi pada kelenjar keringat dan berfungsi melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, staphylococcus aureus, serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit.

5. Melindungi Anda dari kanker

pasien kanker sulit tidur
Salah satu kandungan dalam manfaat jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. University of Minnesota melakukan percobaan kepada sekelompok tikus, pada kelompok yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sementara pada kelompok yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami pertumbuhan tumor. Sampai pada hari ke 49 penelitian, seluruh tikus yang tidak diberi gingerol akhirnya disuntik mati karena pertumbuhan tumornya sudah terlalu besar, sementara pada tikus yang diberi gingerol ukuran tumornya setengah dari ukuran tikus yang disuntik mati.
Peneliti yang sama kemudian menguji apakah selain mencegah pembentukan tumor, gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.

6. Anti peradangan

Kanker kolorektal adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kanker yang bermula dari usus besar hingga rektum (anus). Kanker ini juga bisa disebut sebagai kanker usus besar atau kanker rektum secara terpisah, tergantung pada lokasi bermulanya kanker. Apa dampaknya memiliki kanker usus besar pada kesehatan sistem pencernaan? Begini penjelasannya. Cara kerja sistem pencernaan tubuh yang normal Usus besar dan rektum adalah bagian dari sistem pencernaan. Bagian pertama dari sistem pencernaan (lambung dan usus halus) memproses makanan sebagai energi, sementara bagian terakhir (usus besar dan rektum) menyerap cairan untuk membentuk kotoran padat yang kemudian dikeluarkan dari tubuh. Setelah dikunyah dan ditelan, makanan bergerak dari kerongkongan menuju lambung. Di sinilah makanan sebagian diuraikan dan kemudian dikirim ke usus halus, atau disebut juga usus kecil. Usus ini disebut kecil karena lebih sempit daripada usus besar (kolon dan rektum), tetapi usus halus sebenarnya merupakan bagian terpanjang dari sistem pencernaan — dengan panjang sekitar 6 meter. Usus halus berfungsi untuk melanjutkan penguraian makanan dan menyerap sebagian besar nutrisi, yang kemudian diedarkan ke seluruh tubuh. Usus halus menyambung ke usus besar di perut kanan bawah. Sebagian besar usus besar terdiri dari saluran berotot dengan panjang sekitar 1,5 meter. Kolon menyerap air dan garam dari zat sisa makanan dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan residu kotoran. anatomi usus besar (sumber: WebMD) Usus besar (kolon) memiliki 4 bagian: Bagian pertama disebut kolon asenden. Bagian ini dimulai dengan kantung kecil (sekum) di mana usus halus tersambung dengan kolon dan memanjang ke atas di sisi perut kanan. Sekum juga merupakan tempat di mana usus buntu tersambung ke kolon. Bagian kedua disebut kolon transversum karena membentang dari sisi kanan ke kiri perut atas. Bagian ketiga, disebut kolon desenden, terus memanjang ke bawah di sisi kiri. Bagian keempat, dan yang terakhir, disebut kolon sigmoid karena bentuknya yang menyerupai huruf “S” atau “sigmoid.” Zat sisa makanan yang tersisa setelah melewati kolon disebut feses atau tinja. Kotoran ini diangkut dan disimpan di rektum, di 15 cm terakhir dari sistem pencernaan sampai waktunya dikeluarkan dari tubuh lewat anus. Dinding usus besar dan rektum terbentuk dari beberapa lapisan. Kanker kolorektal dimulai di lapisan terdalam dan bisa tumbuh melalui sebagian atau semua lapisan lainnya. Tingkat penyebaran kanker usus besar akan bergantung pada seberapa dalam kanker bertumbuh ke dalam lapisan-lapisan ini. Perkembangan kanker usus besar dalam tubuh Kebanyakan kanker usus besar berkembang perlahan selama beberapa tahun. Sebelum kanker berkembang, pertumbuhan jaringan atau tumor biasanya dimulai sebagai polip non-kanker pada dinding dalam usus besar atau rektum. Tahap perkembangan kanker usus besar (Ki-ka: polip kolon jinak hingga jadi tumor kanker) sumber: askdoctork.com Tumor adalah jaringan abnormal dan bisa bersifat jinak (bukan kanker) atau ganas (kanker). Polip adalah tumor non-kanker yang jinak. Beberapa polip bisa berubah menjadi kanker, tetapi tidak semuanya. Kemungkinan berubahnya polip menjadi kanker bergantung pada jenis polip itu sendiri. Ada dua jenis utama dari polip: Polip adenomatosa/adenoma (Gambar kedua dari kiri) adalah polip yang bisa berubah menjadi kanker. Oleh karena itu, adenoma disebut sebagai kondisi pra-kanker. Polip hiperplastik dan polip inflamasi, secara umum, bukanlah pra-kanker. Namun, beberapa dokter berpikir bahwa beberapa polip hiperplastik bisa menjadi pra-kanker atau bisa menjadi tanda peningkatan risiko terkena adenoma dan kanker, terutama jika polip ini tumbuh di kolon asenden. Jenis kondisi pra-kanker lainnya disebut displasia (gambar keempat dari kiri dari ilustrasi di atas). Displasia adalah area di dinding usus besar atau rektum di mana sel terlihat abnormal, tetapi tidak seperti sel kanker yang sesungguhnya, saat dilihat dengan mikroskop. Sel-sel ini bisa berubah menjadi kanker seiring waktu. Displasia biasanya ditemukan pada orang yang pernah terkena penyakit seperti kolitis ulseratif atau penyakit Crohn selama bertahun-tahun. Baik kolitis ulseratif dan penyakit Crohn menyebabkan peradangan kronis pada usus besar. Jika terbentuk polip, kanker pada akhirnya bisa mulai berkembang masuk ke dalam dinding usus besar atau rektum. Saat berada di dinding, sel-sel kanker kemudian bisa merasuk ke dalam pembuluh darah atau pembuluh getah bening. Pembuluh getah bening adalah saluran tipis dan kecil yang mengangkut kotoran dan cairan. Saluran-saluran ini pertama mengalir ke kelenjar getah bening, yaitu struktur berbentuk kacang yang mengandung sel-sel imun yang membantu melawan infeksi. Begitu menyebar ke dalam pembuluh darah atau pembuluh getah bening, sel-sel kanker bisa bergerak ke kelenjar getah bening terdekat atau bagian lain yang jauh di tubuh, seperti hati. Saat kanker menyebar ke bagian yang jauh di tubuh, ini disebut metastasis. Macam-macam jenis kanker usus besar Beberapa jenis kanker bisa dimulai di usus besar atau rektum, contohnya: Adenokarsinoma Lebih dari 95% kanker kolorektal adalah jenis kanker adenokarsinoma. Kanker ini dimulai di sel-sel yang membentuk kelenjar penghasil lendir untuk melumasi dinding dalam usus besar dan rektum. Saat dokter berbicara tentang kanker usus besar, inilah yang hampir selalu mereka maksudkan. Tumor karsinoid Tumor ini dimulai dari sel-sel penghasil hormon khusus di usus. Tumor stroma gastrointestinal (GIST) Tumor ini dimulai dari sel-sel khusus di dinding usus besar yang disebut sel interstisial dari Cajal. Beberapa bersifat jinak (non-kanker), dan lainnya bersifat ganas (kanker). Tumor ini bisa terdapat di setiap bagian sistem pencernaan, tetapi jarang ditemukan di usus besar. Limfoma Limfoma adalah jenis kanker yang memengaruhi sel sistem kekebalan tubuh, yang biasanya dimulai di kelenjar getah bening. Limfoma juga bisa dimulai di usus besar, rektum, atau organ lainnya. Sarkoma Sarkoma adalah jenis tumor yang bisa dimulai di pembuluh darah, otot, dan jaringan ikat pada dinding usus besar dan rektum. Sarkoma usus besar atau sarkoma rektum merupakan jenis kanker langka.
Gingerol ternyata juga bersifat anti-inflamatori. Hal ini menjelaskan mengapa mereka yang menderita penyakit persendian seperti osteoarthritis dan rematik melaporkan berkurangnya rasa sakit setelah mengonsumsi jahe secara teratur. Mengonsumsi jahe tidak hanya mengurangi rasa sakit tetapi juga mengurangi pembengkakan pada bagian yang sakit. Jahe diperkirakan dapat menghambat komponen yang berperan dalam proses inflamatori dalam tubuh seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leukosit.

Manfaat jahe untuk menurunkan berat badan

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Institute for Human Nutrition di Columbia University menemukan bahwa mengonsumsi jahe panas untuk diet bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Akibatnya, Anda pun cenderung tidak makan lebih banyak nantinya.
Tidak hanya itu, studi ini juga menemukan bahwa jahe dapat membantu menekan nafsu makan Anda. Hal ini terjadi karena jahe dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh dan kalori yang dibakar.

Penelitian lain juga menemukan hal serupa tentang jahe

Sementara sebuah kajian baru yang diterbitkan dalam Annals of New York Academy of Sciences, meneliti lebih dari dari 60 temuan penelitian terdahulu yang dilakukan pada kultur sel, hewan percobaan, dan manusia. Secara keseluruhan penelitian menyebutkan bahwa jahe dan berbagai senyawa yang terkandung di dalamnya memberikan efek menguntungkan terhadap obesitasdiabetes, dan penyakit jantung.
Tidak hanya itu, jahe pun telah terbukti mampu menghambat stres oksidatif (bentuk penuaan seluler), memiliki sifat anti-inflamasi, menurunkan kadar kolesterol serta tekanan darah. Bahkan, jahe bisa mengurangi aterosklerosis, yaitu penumpukkan lemak berbahaya di pembuluh darah arteri.
Dalam penelitian tersebut, dijelaskan bagaimana rempah jahe berperan dalam pembakaran lemak, pencernaan karbohidrat, dan produksi insulin. Saat diumpankan ke tikus, jahe telah terbukti mengurangi berat badan dan peradangan sistemik secara signifikan, menurunkan kolesterol dan gula darah serta melindungi hati dari efek berbahaya penyakit perlemakan hati non-alkohol.
Meski begitu, sampai saat ini para peneliti masih belum paham tentang formulasi dan dosis yang tepat guna mendapatkan manfaat klinis dari jahe untuk menurunkan berat badan.

Ada juga jenis jahe merah yang tak kalah bermanfaat

manfaat jahe merah
Apa itu jahe merah? Jahe merah adalah salah satu keluarga dari jahe-jahean, tapi mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jahe lainnya. Jahe merah atau Zingiber officinale var. rubrum mempunyai kulit yang berwarna kemerahan dengan bagian dalam yang berwarna merah muda sampai kuning, berbeda dengan jahe biasa. Ukuran jahe merah juga lebih kecil dari jahe biasanya. Tak hanya itu, kandungan dan rasanya pun berbeda. Jahe jenis ini mempunyai rasa yang lebih pahit dan pedas dari jahe biasanya.

Jahe merah banyak ditemukan tumbuh di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Banyak orang memanfaatkan jahe sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Kandungan pada jahe yang sangat banyak, seperti gingerol, flavonoid, agen antibakteri, agen antiperadangan, dan lainnya, dapat memberi dampak positif pada kesehatan.

Apa saja manfaat jahe merah untuk kesehatan?

Kandungan bahan aktif yang banyak dalam jahe merah membuat jahe merah dapat memberi manfaat kesehatan untuk Anda. Beberapa manfaat dari jahe merah adalah:

1. Mencegah masalah pencernaan
Ekstrak minyak jahe merah dapat melindungi sistem pencernaan Anda dari bakteri, sehingga mencegah Anda dari masalah pencernaan, seperti sakit perut. Agen antibakteri yang ada dalam jahe dapat melawan bakteri jahat, seperti Escherichia coli, Salmonella enteriditis, dan  Staphylococcusaureus. 

Bila ditambahkan dalam makanan, jahe dapat digunakan sebagai pengawet alami dan dapat mencegah Anda dari keracunan makanan akibat bakteri. Tak hanya itu, kehangatan yang diberikan oleh jahe juga dapat menenangkan pencernaan Anda. Kehangatan yang diberikan oleh jahe juga banyak dimanfaatkan untuk mengatasi flu dan pilek.

2. Membantu mengatasi radang otot
Berbagai kandungan dalam jahe dapat bertindak sebagai antiperadangan sehingga dapat membantu Anda dalam melawan peradangan akut maupun kronis. Komponen aktif dalam jahe, seperti gingerol, gingerdione, dan zingeron dapat menghambat enzim siklooksigenase dan lipoksigenase. Sehingga dapat menurunkan leukotrien dan prostaglandin sebagai pemicu peradangan. Jahe merah juga mengandung oleoresin yang lebih tinggi dari jahe lainnya, di mana oleoresin juga dapat bekerja sebagai antiperadangan.

Beberapa penelitian pun telah dilakukan untuk membuktikan efek jahe pada peradangan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada atlet sepak takraw membuktikan bahwa pemberian ekstrak jahe selama 10 hari dapat mengurangi nyeri otot pada atlet sepak takraw. Penelitian lain yang diterbitkan oleh American College of Rheumatology juga membuktikan bahwa ekstrak jahe dapat membantu mengurangi gejala osteoarthritis, seperti nyeri otot.

3. Membantu meningkatkan kesuburan pria
Jahe mengandung antioksidan dan memiliki aktivitas androgenik. Sehingga, dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa jahe dapat meningkatkan jumlah hormon testosteron sehingga dapat meningkatkan kesuburan pria.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jahe yang dikombinasikan dengan mineral seng pada tikus albino jantan dapat meningkatkan hormon testosteron, jumlah sperma, dan kualitas sperma pada tikus. Sehingga, hal ini dapat meningkatkan fungsi testis pada tikus. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat temuan ini.

Menambahkan jahe ke dalam menu diet Anda

Bagi Anda yang sedang diet dan ngidam makanan manis, Anda tentu harus memutar otak untuk meredam keinginan makan gula. Jangan khawatir, Anda bisa mengganti gula dalam makanan dengan jahe.
Dengan menggunakan jahe, hidangan Anda akan memiliki aroma yang kuat, sedikit rasa manis, dan agak pedas. Gunakan jahe pada makanan dengan cara ditumbuk, diparut, atau dibakar terlebih dahulu sebelum mencampurkannya ke dalam masakan. Anda tertarik untuk menambahkan jahe ke dalam makanan sehat untuk diet Anda? Berikut ini ada berbagai cara yang bisa Anda coba di rumah.
  • Minum teh jahe dua sampai tiga kali sehari untuk membantu memperlancar sistem pencernaan Anda.
  • Kunyah irisan jahe beberapa menit sebelum makan. Jika Anda tidak suka mengunyah mentah-mentah jahe, sebagai alternatif Anda bisa mencampurkan sedikit jahe parut dengan sari lemon dan garam. Kemudian, makanlah sejumput campuran tersebut sebelum makan. Selain memperlancar sistem pencernaan, makan sejumput kecil campuran jahe sebelum makan juga bisa menurunkan nafsu makan Anda sehingga tidak membuat Anda makan terlalu banyak.
  • Minum dua sampai tiga kali sehari perasan jahe yang sudah dicampur madu secukupnya.
  • Tambahkan makanan Anda dengan rempah satu ini sesering mungkin.
Manfaat jahe untuk meningkatkan metabolisme memang dapat membantu menurunkan berat badan, termasuk lemak di tubuh Anda. Akan tetapi, rutin olahraga dan memperhatikan asupan makanan sehat merupakan cara terbaik untuk membakar lemak guna menurunkan berat badan.

Bagaimana cara membuat minuman jahe untuk kesehatan?

Untuk mendapatkan manfaat jahe yang optimal, sebaiknya pilih jahe segar. Cara umum untuk membuat air jahe di rumah adalah sebagai berikut:
  • Parut 1,5 sendok teh jahe segar
  • Rebus 4 gelas air
  • Tambahkan jahe ke dalam air
  • Biarkan jahe meresap selama sekitar 5-10 menit
  • Saring airnya untuk memisahkan parutan jahe
  • Air jahe dapat diminum baik panas maupun dingin.
Bila rasanya terlalu kuat, Anda boleh tambahkan perasan air lemon. Pasalnya, lemon banyak dipakai sebagai salah satu bahan alami penurun berat badan karena dipercaya membantu meningkatkan kerja metabolisme tubuh. Semakin cepat metabolisme Anda bekerja, semakin cepat dan banyak simpanan lemak yang dibakar.
Selain itu, lemon memiliki sifat diuretik alami yang bisa membantu membersihkan usus dari tumpukan sisa makanan pemicu sembelit. Logikanya, semakin banyak sisa makanan yang mengeras menumpuk di usus, semakin bobot badan Anda bertambah.
Teori lainnya adalah bahwa lemon merupakan sumber makanan yang amat rendah rendah kalori sehingga tidak akan memicu kenaikan berat badan, karena sifat asamnya justru membantu meredam rasa lapar.
Begitu pula dengan jaheSebuah artikel di British Journal of Nutrition melaporkan bahwa jahe mampu mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol, serta membakar lemak, sehingga membantu mengurangi nafsu makan. Dr. Len Kravitz dalam artikel Biological and Pharmaceutical Bulletin menyatakan bahwa jahe dapat menekan produksi hormon kortisol.

Hati-hati efek samping minum air jahe

Minum air jahe untuk mendapatkan manfaat jahe umumnya aman-aman saja. Namun ketika dikonsumsi berlebihan, jahe dapat membuat sakit perut, perut kembung terasa panas, hingga mulas dan diare. Anda tak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.
Konsumsi jahe dalam bentuk apa pun juga dikhawatirkan menimbulkan interaksi berbahaya jika Anda sedang minum obat pengencer darahMaka jika Anda adalah salah satunya, konsultasi dulu dengan dokter sebelum minum air jahe.
Begitu juga untuk ibu hamil. Meski minum air jahe tidak membahayakan apalagi meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, Anda sebaiknya tetap konsultasikan dulu dengan dokter kandungan Anda sebelum minum air jahe saat hamil.


Sunday, June 23, 2019

manfaat buah mengkudu

10 Khasiat Mengejutkan Buah Mengkudu yang Wajib Anda Tahu


10 Khasiat Mengejutkan Buah Mengkudu yang Wajib Anda Tahu


Tak banyak yang tahu kalau sebenarnya buah mengkudu, alias buah noni, merupakan bagian dari spesies keluarga kopi. Buah hijau eksotis seukuran kentang ini sendiri memang tidak enak rasanya dan mengeluarkan bau busuk yang sedikit tajam, sehingga lebih sering dikonsumsi dalam bentuk jus maupun suplemen makanan. Meski penampilannya yang kurang menggoda selera, ternyata ada banyak manfaat buah mengkudu untuk kesehatan yang mungkin tidak pernah Anda ketahui sebelumnya.

Apa saja manfaat buah mengkudu untuk kesehatan?

1.  Menurunkan demam

Studi menunjukkan bahwa jus Noni memiliki khasiat antivirus dan membantu menyingkirkan batuk, menurunkan demam, dan mengobati badan pegal linu.

2. Mengatasi arthritis

Jika Anda menjalani gaya hidup sehat dan minum jus mengkudu setiap hari, Anda bisa mengurangi rasa sakit yang diakibatkan arthritis hingga seminimal mungkin. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa jus Noni membantu mengurangi rasa sakit dan mengurangi kerusakan sendi yang terkait dengan arthritis karena sifat analgesiknya.
Tim peneliti di Jerman mempelajari manfaat buah mengkudu dalam mengurangi kepekaan terhadap rasa sakit di antara hewan uji. Hasilnya, khasiat analgesik mengkudu ditemukan sebanding dengan tramadol, obat analgesik resep yang digunakan untuk mengobati rasa sakit sedang sampai parah.
Membungkus daun mengkudu segar di sekitar daerah yang bermasalah juga dikatakan bisa meredakan radang sendi, bengkak dan sakit akibat arthritis.

3. Menurunkan risiko encok

Encok adalah sejenis arthritis yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di persendian. Beragam penelitian telah menunjukkan bahwa jus mengkudu dapat mengurangi konsentrasi asam urat dalam darah, sehingga menurunkan risiko encok.

4. Melindungi dari risiko kerusakan akibat stroke

Minum jus mengkudu dapat membantu melindungi Anda dari kerusakan yang bisa ditimbulkan stroke. Periset di Universitas Kobe Gakuin Jepang melakukan uji lab pada hewan untuk menentukan apakah sifat antioksidan dan anti-inflamasi dari buah mengkudu akan melindungi tikus lab dari kerusakan otak yang disebabkan oleh gangguan aliran darah sementara ke otak.
Begitu aliran darah pada tubuh tikus kembali pulih, kelompok tikus yang menerima jus mengkudu menunjukkan kerusakan neurologis yang lebih sedikit daripada kelompok kontrol. Periset mempublikasikan temuan mereka dalam buletin Biological and Pharmaceutical tahun 2009.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Satu lagi manfaat buah mengkudu untuk kesehatan adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan scopoletin yang hadir dalam buah mengkudu memiliki sifat anti-bakteri, anti-inflamasi, antijamur dan anti-histamin yang meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.
Selain itu, sifat anti-bakteri buah mengkudu menunjukkan khasiat yang cukup ampuh untuk melawan bakteri E. coli (penyebab gangguan pencernaan dan infeksi saluran kencing), Staphylococcus aureus (penyebab infeksi kulit dan tulang, hingga sepsis) dan Proteus vulgaris (penyebab infeksi saluran kencing).

6. Menurunkan kolesterol

Peningkatan kadar kolesterol dalam darah merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Merokok juga bisa menyebabkan kolesterol tinggi akibat dari penumpukan stres oksidatif dalam tubuh.
Satu penelitian melibatkan 132 peserta yang digambarkan sebagai perokok berat. Peserta diminta untuk rutin minum jus noni atau pil plasebo selama sebulan. Hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi 29 sampai 188 mililiter jus mengkudu bisa mengurangi total kolesterol dalam jumlah besar dan meningkatkan kadar lipoprotein dengan kepadatan tinggi. Lipoprotein kepadatan tinggi adalah bentuk kolesterol yang baik.
Mengkudu juga mengurangi low-density lipoprotein, bentuk kolesterol yang buruk. Hasil ini diterbitkan dalam The Scientific World Journal edisi 2012.

7. Menurunkan gula darah

Penelitian pada hewan telah menunjukkan hasil yang menjanjikan terhadap manfaat buah mengkudu untuk mengendalikan kadar glukosa darah. Periset di Universitas Hindia Barat melakukan satu penelitian semacam itu dan menemukan bahwa buah mengkudu memiliki sifat penurun gula darah. Penelitian ini melibatkan pemberian suplemen mengkudu noni atau obat diabetes resep pada tikus diabetes selama 20 hari untuk mempelajari efek gula darah.
Studi tersebut menemukan bahwa noni juga efektif sebagai obat diabetes dalam menurunkan gula darah. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine Oktober 2010 lalu.

8. Mengurangi stres

Menurut ahli nutrisi klinis Byron J. Richards, Jus mengkudu mampu membantu Anda mengatasi stres dan mengurangi dampak stres pada fungsi kognitif otak.

9. Mencegah kanker

Buah mengkudu mengandung beragam antioksidan yang mampu memerangi risiko Anda terhadap kanker. Buah mengkudu telah menunjukkan sifat stimulasi kekebalan tubuh dan bersifat melawan tumor. National Cancer Institute juga telah mendanai penelitian awal tentang manfaat buah untuk pencegahan dan pengobatan kanker payudara.

10. Mengobati iritasi kulit kepala

Dr Reema Arora, dermatologis asal Delhi mengatakan bahwa meski belum banyak literatur medis yang menyelidik manfaat buah mengkudu, para pakar kesehatan sepakat bahwa buah hijau ini mengandung sifat anti-bakteri dan antijamur, dan dengan demikian dapat membantu mengatasi iritasi kulit kepala.
Baca Juga:

Wednesday, June 12, 2019

manfaat daun kelor untuk kanker

Manfaat Daun Kelor Untuk Kanker dan Tumor


Daun kelor merupakan salah satu jenis sayuran yang dimanfaatkan daunnya. Sayur dengan nama latin Moringa oleifera ini sangat populer di masyarakat karena memiliki berbagai manfaat yang baik untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Daun kelor disebut juga daun ajaib karena diketahui dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit dan dijadikan tanaman obat. Jenis tumbuhan berkayu yang dapat tumbuh hingga 11 meter ini mudah tumbuh pada daerah tropis dengan batang. Meskipun memiliki ukuran daun yang kecil, namun kandungan dalam daun kelor sangatlah beragam sehingga dapat mengatasi berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit mematikan seperti kanker.

Kandungan Daun Kelor
Daun kelor memiliki berbagai kandungan di dalamnya, yang dapat menurtrisi tubuh dan mengatasi berbagai masalah kesehatan. Daun kelor dipercaya memiliki kandungan yang beragam yang dapat menyembuhkan penyakit ringan, bahkan penyakit mematikan sekalipun seperti penyakit kanker. Berbagai kandungan yang terdapat di dalam daun kelor diantaranya vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, kalsium, potassium, protein, asam amino, zinc, serta mengandung antioksidan. Nutrisi yang terkandung dalam daun kelor berlipat dibandingkan nutrisi yang terkandung pada jenis sayuran lain.
Manfaat Daun Kelor Untuk Kanker
Disebut sebagai tanaman ajaib, karena daun kelor dipercaya dapat menyembuhkan lebih dari 300 jenis penyakit. Mulai dari jenis penyakit ringan, sampai penyakit yang mematikan sekalipun. Salah satunya, daun kelor dipercaya dapat mengatasi penyakit kanker. Diketahui bahwa penyakit kanker cepat menggerogoti tubuh dan bahkan dapat membuat penderitanya meninggal dunia. Pencarian pengobatan pada penyakit kanker selalu dilakukan penelitian agar menemukan obat kanker yang benar-benar efektif mengatasi kanker.
Beberapa jenis tanaman sayuran juga sebenarnya sudah dipercaya dapat mengatasi kanker. Seperti halnya daun kelor, kandungan dalam daun kelor juga dipercaya dapat mengatasi penyakit kanker. Meskipun belum diketahui secara medis, namun daun kelor sudah dipercaya dapat mengatasi kanker.  Beberapa alasan manfaat daun kelor dapat mengatasi penyakit kanker diantaranya:
  1. Bekerja Sebagai Antioksidan
Daun kelor memiliki berbagai kandungan seperti asam amino dan beberapa jenis kandungan nutrisi lainnya yang dapat bekerja sebagai antioksidan. Peranan antioksidan yang terkandung dalam daun kelor dapat membantu mengurangi sel kanker dalam tubuh. Tidak hanya mengurangi sel kanker dalam tubuh, antioksidan dalam daun kelor yang dikonsumsi penderita kanker juga dapat secara perlahan menghilangkan sel kanker dalam tubuh.
  1. Bersifat Antiinflamasi
Kandungan dalam daun kelor salah satunya yakni antibakteri yang dapat berperan sebagai antiinflamasi bagi penderita kanker. Antibakteri yang bersifat sebagai antiinflamasi pada penderita kanker dapat membantu mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh peradangan yang diakibatkan karena serangan sel kanker kepada tubuh.
  1. Bersifat Antikanker
Senyawa aktif niaziminin yang terkandung dalam daun kelor memiliki sifat antikanker yang dapat mengatasi penyakit kanker yang diderita oleh penderitanya. Kandungan senyawa aktif dalam daun kelor inilah yang dapat membantu mencegah pertumbuhan dan perkembangan sel kanker dalam tubuh. Sehingga, perkembangan sel kanker dalam tubuh dapat terhambat dan dapat dihilangkan dari dalam tubuh.
  1. Mencegah Pembentukan Sel Kanker
Tidak hanya mengurangi dan membunuh perkembangan sel kanker, namun daun kelor juga membantu untuk mencegah penyakit kanker sejak pembentukan sel kanker dalam tubuh. Kandungan potassium yang sangat tinggi dalam daun kelor dapat membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker dan mencegah terjadinya awal mula bibit sel kanker di dalam tubuh. Sehingga tubuh dapat terhindar dari masuknya sel kanker ke dalam tubuh.
artikel terkait: manfaat kayu les kelor
  1. Menghancurkan Sel Kanker
Daun kelor memiliki kandungan aktif seperti isothiocyanate benzil yang dapat menghilangkan sel kanker dalam tubuh, dengan cara menghancurkan sel kanker yang ada di dalam tubuh. Selain menghancurkan sel kanker, kandungan tersebut juga sekaligus menghilangkan sisa sel kanker yang sudah mati untuk keluar dari dalam tubuh.
  1. Menguatkan Sel Tubuh
Penderita kanker pada stadium lanjut, tidak hanya mendapatkan pengobatan dengan rekomendasi mengkonsumsi beberapa jenis obat-obatan, tetapi juga pengobatan dengan kemoterapi. Pengobatan dengan kemoterapi akan memberikan efek yang sakit, pada penderita kanker yang melakukan pengobatan kemoterapi. Untuk mengurangi rasa sakit setelah kemoterapi, mengkonsumsi daun kelor dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan setelah penderita kanker menjalani kemoterapi.
artikel terkait: manfaat temu kunci
  1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Berbagai kandungan nutrisi yang ada dalam daun kelor seperti vitamin, mineral dan asam amino dalam daun kelor, dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh. Tubuh akan menjadi lebih kuat dan tubuh akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Daya tahan tubuh yang kuat dapat membantu tubuh untuk mencegah masuknya berbagai zat yang dapat menyebabkan tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang baik, tubuh akan sulit untuk terkena berbagai jenis penyakit lainnya.
artikel terkait: manfaat gelombang mikro
  1. Menangkal Radikal Bebas
Vitamin C dalam daun kelor dapat berfungsi sebagai radikal bebas yang dapat membantu mencegah masuknya racun dan berbagai zat yang tidak perlu di dalam tubuh. Radikal bebas juga dapat menangkal masuknya zat penyebab sel kanker di dalam tubuh.
artikel terkait: manfaat kulit melinjo
  1. Memiliki Berbagai Kandungan Vitamin
Daun kelor tidak hanya memiliki satu jenis vitamin, namun berbagai jenis vitamin. Diketahui bahwa vitamin sangat baik untuk tubuh salah satunya untuk mencegah masuknya sel kanker serta mencegah perkembangan sel kanker di dalam tubuh.
artikel terkait: manfaat akar bahar
  1. Kaya Akan Gizi
Ketika seseorang menderita kanker, sedikit demi sedikit tubuh akan digerogoti oleh sel kanker. Gizi yang masuk dalam tubuh akan dimakan oleh sel kanker dan membantu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. satu-satunya gizi yang dapat masuk ke dalam tubuh tanpa diserap oleh sel kanker adalah gizi pada daun kelor. Daun kelor memang kaya akan gizi, akan tetapi, berbagai kandungan gizi yang terkandung dalam daun kelor tidak dapat diserap oleh sel kanker, berbeda dengan gizi yang diperoleh dari sumber makanan lain.